
5 - 02 - 2010
Polisi mengatakan bahwa seseorang berhasil meretas akun situs jejaring sosial sehingga mampu memposting pesan atas nama akun tersebut.
Seorang wanita di Sharon mulai berkomunikasi dengan gadis yang meretas akun itu, dan percaya bahwa gadis tersebut adalah putri dari temannya.
Dalam suatu waktu, putri yang mengklaim sedang berada di London itu mengaku telah dirampok dan membutuhkan uang.
Polisi mengatakan bahwa wanita Pennsylvania tersebut mengirim US$1220 (Rp 11,7 juta) secara transfer elektronik dan tambahan US99 (Rp 950 ribu) sebagai biaya kirim.
Polisi mengatakan bahwa mereka belum menuntut siapapun sejak wanita tersebut melaporkan kejadian yang menimpanya pada Minggu (31/01).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar