NEWS-COMPLETE.BLOGSPOT.COM, Jakarta – Saham-saham pendatang baru di lantai bursa memang menarik hati. Namun, investor harus tetap waspada, mengingat volatilitasnya yang cukup besar.
Hal ini diungkapkan Arga Paradita Sutiono, research analyst Asia Kapitalindo Securities. Menurutnya, saham-saham yang baru melakukan Initial Public Offering (IPO) tahun ini pada dasarnya memiliki kinerja yang positif, meski tergantung core bisnisnya.
“Investor pun harus hati-hati main di saham-saham ini, karena saham baru IPO itu berkapitalisasi kecil, sehingga volatilitasnya masih tinggi,” katanya kepadaNEWS-COMPLETE.BLOGSPOT.COM. di Jakarta, Selasa (9/3).
Menurutnya, secara teknikal belum ada gambaran yang bisa dijadikan rujukan bagi investor untuk saham-saham ini. Namun, mengingat pergerakan indeks saat ini berasal dari sektor komoditas, investor disarankan memilih saham baru yang berbasis komoditas. “Investor juga harus melihat ekspansi korporasi, pertumbuhan serta valuasi. Jadi, lebih melihat pada faktor fundamentalnya,” paparnya.
Bursa Efek Indonesia menargetkan jumlah emiten baru yang mencatatkan sahamnya di lantai bursa tahun ini mencapai 25 emiten atau naik ketimbang realisasi sepanjang 2009 sebanyak 13 emiten.
Hingga pekan kedua Maret 2010, tercatat setidaknya tiga emiten yang melantai, yaitu PT Benakat Petroleum Energy (BIPI), PT Elang Mahkota Teknologi (EMTK), dan PT Pembangunan Perumahan (PTPP). Sedangkan PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) baru listing hari ini.
Mengenai saham pilihannya, Arga melihat saham PTPP dan BIPI masih potensial menguat. Untuk trading jangka pendek, Arga menyarankan investor melakukan selective buying.
Ia memperkirakan saham BIPI akan bergerak dalam kisaran support Rp220 dan Rp255 sebagai level resistance-nya. “PTPP memiliki resistance di level Rp600 dan Rp570 sebagai level support-nya,” ujarnya.
Sedangkan saham EMTK memiliki support kuat di level Rp490, dan Rp550 sebagai level resistance-nya. Jika tembus resistance-nya, saham ini bisa melaju ke levelresistance berikutnya di Rp580. “Investor disarankan masuk di saham-saham ini, terutama yang memiliki core bisnis yang menjanjikan,” ucapnya.
Arga menilai, saat ini fundametal perekonomian Indonesia sudah membaik, terlihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terjaga di atas level 5,5% hingga akhir 2010. Sementara bercermin pada saham-saham yang baru IPO, rata-rata mengalamioversubscribed. “Ini menunjukkan daya serap pasar masih positif,” ujarnya.
Melihat risiko yang sangat kondusif, pencarian dana korporasi melalui penerbitan saham perdana ini pun dianggap positif. “Korporasi yang akan melakukan IPO jangan khawatir tidak laku, karena kondisi ekonomi masih mendukung,” tandasnya.
Sementara saham PT Bank Tabungan Negara (BBTN) dan PT BW Plantation (BWPT) yang baru listing akhir 2009 lalu, juga masih dianggap berpotensi menguat.
Menurutnya, BBTN akan bergerak di kisaran support Rp1.020 dan Rp1.080 sebagai level resistance-nya. Sedangkan BWPT berpeluang mengarah ke level resistance Rp720 dan Rp670 sebagai level support.
*****************************************************************************************************************************************
Nanti newc-omplete.blogspot.com akan membuat voting supporter dan akan menambahkan nya ke polingsupporter.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar