Senin, 08 Maret 2010
08/03/2010 - 15:17
Aceh Sarang Baru Teroris Internasional?
Derek Manangka
(news-complete.blogspot.com/Wirasatria)
NEWS-COMPLETE.BLOGSPOT.COM, Jakarta - Kepolisian RI baru saja membongkar jaringan teroris di Nangroe Aceh Darusalam. Tidak jelas sudah berapa lama kegiatan teroris beroperasi di Aceh, sejak kapan Polri melancarkan operasi penghancuran jaringan teroris di sana, serta bagaimana kekuatan teroris itu.
Yang pasti tidak kurang dari 14 teroris ditangkap Densus 88, brigade kesatuan antiteroris kepolisian RI. Keberhasilan polisi ini tentu saja dapat disebut sebagai prestasi. Selain jumlahnya relatif cukup banyak, setidaknya Polri mampu mengorek berbagai informasi penting dari mereka. Sehingga penghancuran basis teroris dapat dilakukan secara efektif sekaligus menghilangkan perasaan was-was masyarakat maupun pemerintah.
Keberhasilan Polri patut diapresiasi. Setidaknya keberhasilan itu membukakan mata semua pihak bahwa tugas polri kini semakin berat. Citra Polri sebagai pengayom dan pemberi rasa aman kepada masyarakat pun semakin terbentuk.
Namun apapun ceritanya, kegiatan teroris di Aceh merupakan kabar buruk. Terutama bagi iklim bisnis dan investasi. Buruk, karena Aceh merupakan daerah tujuan bisnis dan investasi. Buruk, sebab Indonesia oleh AS sudah terlanjur diberi label sebagai negara yang menjadi sarang teroris (internasional).
Situasi menjadi lebih buruk karena yang memperjelas label itu justru pihak Indonesia. Keadaannya bertambah buruk berhubung kabar terbongkarnya jaringan teroris dalam negeri itu, bersamaan dengan waktu persiapan kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia.
Selama ini hanya AS yang menuduh sepihak tentang adanya jaringan teroris (Al Qaeda) di Indonesia. Bahkan dalam hal penemuan teroris di Aceh, pemerintah buru-buru membuat bantahan. Teroris Aceh disebutkan tidak ada kaitan dengan jaringan Al Qaeda ataupun GAM. Ironisnya bantahan kita itu tidak mempan. Citra buruk Indonesia sebagai negara pemukiman teroris tetap kuat.
Selama ini, setelah terjadi perdamaian antara GAM dan pemerintah Jakarta, ada kesan provinsi di bagian paling barat Indonesia itu sudah kondusif. Sekalipun GAM bukanlah organisasi teroris, tetapi dari sudut keamanan, GAM selalu menjadi momok bagi tuntutan standar keamanan.
Sehingga wajar kalau timbul pertanyaan apa yang sedang terjadi di Aceh, ataupun ada apa dengan saudara-saudara kita Aceh? Atau mengapa setelah GAM tidak lagi menjadi penganggu keamanan lalu muncul pengganggu baru berbentuk teroris?
Dengan status Aceh yang baru, pasca-rekonsiliasi antara GAM dan pemerintah RI, pemerintah daerah dan rakyat Aceh memperoleh banyak perlakuan istimewa. Namun menghadapi temuan teroris ini, masyarakat Aceh sudah seharusnya bersikap. Pemerintah Jakarta juga wajar menuntut tanggung jawab Pemda Aceh menjadikan provinsi itu sebagai kawasan kondusif.
Gubernur Aceh yang kebetulan pernah menjadi anggota organisasi pengganggu keamanan NKRI karena menjadi pejuang GAM, sudah seharusnya mengerahkan segala pengaruh untuk menghentikan teroris di Aceh. Karena pada dasarnya kegiatan teroris tidak hanya menganggu keamanan Aceh melainkan, NKRI secara keseluruhan.
Aceh memiliki catatan tersendiri dalam bidang keamanan. Selama lebih dari 30 tahun keamanan Aceh diganggu GAM. Para pendiri GAM selama periode itu sekalipun kebanyakan bermukim di luar negeri, tetapi pemerintah dan rakyat Indonesia diam-diam meyakini, di dalam negeri GAM memiliki pendukung yang tidak kelihatan.
Keyakinan itu didasarkan pada pengalaman dan temuan bahwa hubungan kekerabatan antara anggota GAM dengan rakyat Aceh sangat kuat. Bahkan ada aksioma yang mengatakan sulit membedakan siapa sesungguhnya yang menjadi pendukung GAM ataupun rumit mencari tahu hubungan dan jaringan GAM di kalangan warga Aceh.
Jika benar anggota teroris yang dihadapi Polri di Aceh saat ini berasal dari masyarakat lokal, sangat wajar apabila pemda dan seluruh kekuatan yang ada di Aceh ikut membantu kepolisian.
Di masa Orde Baru, sejumlah putera asal Aceh ditengarai pernah mengikuti program pelatihan separatis di Libya. Mereka bergabung dengan pejuang Front Pembebasan Nasional Moro di Filipina Selatan. Dugaan ini secara empiris tidak pernah terbukti atau berhasil dibuktikan. Kabar keterlibatan itu laku menghilang bersamaan tercapainya perdamaian antara pemerintah Filipina dan MNLF, pimpinan Nur Misuari di akhir 1980-an.
Pasca-Perang Indochina di pertengahan 1970-an, sejumlah media internasional melaporkan adanya berbagai senjata peninggalan pasukan AS di Vietnam dan Kamboja yang dijual di Birma, Thailand Selatan, dan Aceh. Wilayah yang menjadi tempat transaksi jalur Selat Malaka.
Bahkan perompakan sejumlah kapal yang melintasi Selat Malaka beberapa kali dikaitkan dengan GAM. Selat Malaka saat ini kembali dinyatakan sebagai jalur internasional yang rawan perompakan, bahkan berubah sebagai jalur penghadangan kelompok teroris.
Semua paparan di atas memberi peringatan kepada semua kalangan yang cinta pada perdamaian NKRI untuk melihat terbongkarnya sarang teroris di Aceh sebagai peristiwa yang tidak berdiri sendiri.
Minggu, 07 Maret 2010
7 Minggu , 03 maret , 2010
| NO | KLUB | P | W | D | L | GD | PTS |
| 1 | AREMA | 21 | 14 | 3 | 4 | 27-9 | 45 |
| 2 | PERSIBA BALIKPAPAN | 22 | 12 | 4 | 6 | 28-16 | 40 |
| 3 | PERSIPURA | 22 | 10 | 9 | 3 | 37-25 | 39 |
| 4 | PERSEMA | 21 | 10 | 4 | 7 | 29-26 | 34 |
| 5 | SRIWIJAYA FC | 21 | 10 | 4 | 7 | 28-26 | 34 |
| 6 | PERSIB | 20 | 10 | 3 | 7 | 31-21 | 33 |
| 7 | PERSIJA | 20 | 8 | 8 | 4 | 23-16 | 32 |
| 8 | PERSIWA | 22 | 9 | 4 | 9 | 42-38 | 31 |
| 9 | PERSELA | 22 | 8 | 4 | 10 | 26-30 | 28 |
| 10 | PERSIJAP | 22 | 7 | 6 | 9 | 23-23 | 27 |
| 11 | PERSEBAYA | 22 | 7 | 5 | 10 | 32-36 | 26 |
| 12 | PSPS | 21 | 7 | 5 | 9 | 22-26 | 26 |
| 13 | PERSIK | 22 | 6 | 7 | 9 | 25-32 | 25 |
| 14 | PSM | 22 | 6 | 6 | 10 | 15-30 | 24 |
| 15 | PERSISAM | 21 | 6 | 5 | 10 | 17-26 | 23 |
| 16 | BONTANG FC | 19 | 5 | 7 | 7 | 26-26 | 22 |
| 17 | PERSITARA | 21 | 5 | 4 | 12 | 19-33 | 19 |
| 18 | PELITA JAYA | 21 | 3 | 8 | 10 | 16-27 | 17 |
Sabtu, 06 Maret 2010
(istimewa)
NEWS-COMPLETE.BLOGSPOT.COM, Jakarta – TV tiga dimensi (3D) diprediksi mengalami gegap gempita tahun ini. Persaingan di pasar TV 3D diperkirakan akan intens dan menyebabkan harga terjun bebas.
iSuppli Corp memperkirakan pengiriman TV 3D Global akan bisa melambung menjadi 78 juta unit di 2015, meningkat pada Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 80% dari 4,2 juta di 2010.
Perusahaan riset dan konsultasi itu juga meramalkan, bahwa pendapatan dari pengiriman set itu akan booming menjadi US$64,4 miliar di 2015, naik sembilan kali dari US$7,4 miliar pada 2010.
Riddhi Patel, direktur riset sistem TV di iSuppli, mengatakan promosi pemutar blu-ray dan sistem home theater juga memberikan dukungan kritis yang akan membantu 3D bergerak di luar ceruk pasarnya. Sehingga mempermudah memasuki pasar di tahun-tahun mendatang.
Persaingan di pasar TV 3D ini diharapkan akan intens, dan menyebabkan harga terjun bebas. Menurut iSuppli, harga jual rata-rata (ASP) TV 3D global akan turun menjadi US$825 di 2015, kurang dari setengah dari US$1.768 pada 2010. Penurunan ini akan membuat TV 3D menarik bagi konsumen di seluruh dunia.
Prediksi iSuppli berbagi merek akan mulai menggelar TV 3D dimulai pada kuartal pertama dan terus berlanjut sepanjang semester kedua tahun ini. Banyak dari TV 3D awal, dirancang untuk menguji pasar dan mengukur minat konsumen bersaing dengan TV LCD-2D premium berharga US$600-700 menggunakan backlighting LED.
iSuppli meramalkan bahwa pengadopsi awal akan mulai membeli TV 3D pada 2010 dan 2011. Namun, di 2012 dan seterusnya, penjualan akan menyebar ke khalayak yang lebih luas, berbarengan dengan meningkatkan ketersediaan konten dan turunnya harga yang memungkinkan TV 3D menarik khalayak lebih luas.
Tapi ada analis yang meragukan TV 3D bisa meledak tahun ini. Harga kacamata serta konsumen yang terlanjur membeli TV LCD bisa meredam perkembangan TV 3D. “Sementara 3D menarik perhatian di CES (Consumer Electronics Show), tapi belum siap untuk jadi tayangan utama," kata analis Gartner Van Baker.
Dalam beberapa tahun terakhir, sudah banyak konsumen yang menukar TV CRT lama mereka dengan perangkat panel datar. Mengingat rata-rata TV berganti selama tujuh hingga 10 tahun, maka konsumen masih akan ragu menukar TV barunya untuk berganti ke 3D dengan begitu cepat.
Harga juga sebagai faktor lain. Meskipun penambahan teknologi 3D hanya akan meningkatkan biaya TV itu sekitar 15%, tapi kacamata menjadi investasi riil. LCD TV 3D mencakup filter polarisasi yang memerlukan kacamata mikro yang berbeda dari yang biasa terdapat di bioskop.
Kacamata Micro-rana itu biayanya bisa sampai Rp2 juta per pasang. Jadi jika di rumah ada empat orang, maka perlu biaya tambahan Rp8 juta hanya untuk kacamata. Dalam pembicaraan dengan vendor TV 3D, Baker mengatakan sepasang kacamata kemungkinan dibundling dengan televisi untuk mendorong pembelian.
"Saya pikir musim liburan mendatang yang mampu membeli TV 3D kemungkinan hanya sedikit dari yang membeli TV panel datar pada hari ini. Dan jika mereka membutuhkan tambahan kacamata untuk anggota keluarga maka biayanya akan membengkak," kata Baker.
Untuk perusahaan yang berinvestasi di produk ini, Baker mengatakan jajaran produk OLED TV 3D Sony adalah yang paling mengesankan dan menyajikan pengalaman yang sangat menarik bagi konsumen.
Sementara TV 3D Samsung tidak memerlukan kacamata, tetapi Baker menemukan bahwa perangkat itu "medan pandangnya sangat sempit " dan sering terlihat jelas hanya di sudut tertentu.
Kamis, 04 Maret 2010
05/03/2010 - 12:56
;Boediono;Hatta;
Boediono Konpres Didampingi 3 Menteri
Vina Nurul Iklima
news-complete.blogspot.com, Jakarta - Sesuai janjinya, Wakil Presiden Boediono akan menanggapi hasil
Sidang Paripurna DPR terkait Pansus Century. Wapres akan didampingi Menteri
Perekonomian Hatta Radjasa, Menkopolhukam Djoko Suyanto dan Menkeu Sri Mulyani.
"Ya. Saya harus nanti akan mendampingi Pak Wapres konfrensi pers di kantor beliau,"
kata Hatta Radjasa dalam sebuah acara peresmian di Jakarta, Jumat (5/3).
Seperti diberitakan sebelumnya, Wapres Boediono akan memberikan keterangan pers usai shalat Jumat di kantor wapres, pukul 13.00 WIB.
Suasana di kantor wapres saat ini dipenuhi wartawan yang sejak tadi pagi menanti
pernyataan dari Boediono. Tampak tidak ada pemeriksaan ketat dari petugas Paspampres.
Mereka hanya mengecek kartu identitas, barang bawaan seperti tas, dan jaket menggunakan
metal detector.
"Enggak berlebihan, biasa-biasa saja kok, kita bertugas sesuai perintah," sebut seorang
Paspampres.
Sementara, Boediono sendiri saat ini tengah melaksanakan shalat Jumat di Masjid lingkungan kantornya. Seolah sudah menjadi tradisi tiap Jumat, di kantor wapres memang selalu ada konfrensi pers tentang beragam isu-isu terkini.
Catatan redaksi, Wapres Boediono berjanji akan merespon hasil Sidang Paripurna Pansus
Angket Century setelah Presiden SBY berpidato. DPR resmi mengetok palu opsi C terhadap kasus Bank Century. Opsi C menyatakan bahwa dalam kasus bailout Century terdapat kesalahan pengambil kebijakan yakni BI dan KSSK, serta dapat dipidanakan.
Boediono Masih Bisa Tidur Nyenyak - POLITIK
news-complete.blogspot.com, Jakarta - DPR telah memilih opsi C sebagai kesimpulan dan rekomendasi akhir sebagai sikap resmi lembaga legislatif. Dampaknya, sejumlah pejabat yang disebut dalam kesimpulan dan rekomendasi akan diproses hukum. Hanya saja posisi politik Boediono masih aman.
Hal ini ditegaskan oleh politisi PPP yang juga bekas anggota Pansus Bank Century Muhammad Romahurmuziy. Menurut perumus format opsi AC ini, Boediono masih bisa tidur nyenyak kendati sidang paripurna DPR memilih opsi C sebagai kesimpulan akhir.
"Boediono bisa tidur nyenyak, karena saat ini yang dihadapi proses hukum. Kesimpulan dan rekomendasi semalam tidak ada yang menyebut hak menyatakan pendapat," ujarnya ketika ditemui sebelum memasuki ruang sidang paripurna DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/3).
Lebih lanjut Romi menjelaskan, akhir perjalanan hak angket secara teoritis akan berujung dua hal, yaitu Hukum Tata Negara, serta Hukum Pidana dan Administrasi Negara.
"Kalau aspek Hukum Tata Negara, maka berdampak pada dua orang yaitu presiden dan wakil presiden. Forumnya hak menyatakan pendapat. Sedangkan kalau salah administrasi negara, silakan diberhentikan. DPR tidak dalam kewenangan eksekutorial. Jadi memang bola politik sudah ditendang ke eksekutif," paparnya.
Meski demikian, sambung Romi, secara moral politik, nama-nama pejabat yang disebutkan seperti Boediono dan Sri Mulyani dalam rekomendasi DPR akan terdelegitimasi.
"Secara politik, kalau mengedepankan politik berbasis moral, itu akan menjadi beban tersendiri bagi pemerintahan. Tapi kalau presiden mampu, ya silakan. Toh itu rekomendasi, tapi presiden berhak mempertahankan orang-orang yang dipercayai," ujarnya.
Jika merujuk hasil pansus sebelumnya terkait rekomendasi penonaktifan maupun pemberhentian pejabat, nyatanya tidak berpengaruh. Seperti rekomendasi panitia angket haji yang merekomendasikan pemberhentian pejabat eselon II Kementrian Agama, hingga kini yang bersangkutan masih aktif.
Hal yang sama ditegaskan Wasekjen DPP PKS Fahri Hamzah yang menyebutkan secara etik, masalah penonaktifan para pejabat yang disebut dalam rekomendasi DPR agar menyediakan waktu menghadapi proses hukum.
"Kalau tidak nonaktif, tidak saja komplikasi jabatan, tapi ketersia-siaan waktu. Kita ingin melakukan pembelaan diri sekuat-sekuatnya, sehingga jangan menggunakan kekuasaan dan posisi," katanya seraya menegaskan imbauan penonaktifan untuk menghindari konflik kepentingan dan penggunaan kekuasaan.
Ia menegaskan, pasca sidang paripurna DPR terkait Pansus Bank Century, hingga saat ini belum saatnya memasuki tahap hak DPR menyatakan pendapat. "Rekomendasi DPR masuk ke ranah hukum dulu. Kalau menyentuh presiden/wapres dan ranah hukum tidak bisa menyentuh, nah itu baru dikembalikan ke lembaga yang bisa mengurusnya (MK)," ujarnya.
Menteri Keuangan Sri Mulyani ketika diminta komentar perihal kesimpulan DPR terkait kasus menegaskan dirinya akan mempelajari kesimpulan dan rekomendasi DPR.
"Saya akan mempelajari, pada waktunya pemerintah termasuk pesiden akan menyampaikan pandangan terhadap hasil tadi malam," ujarnya ditemui di Gedung DPR, Jakarta, usai sidang paripurna DPR, Kamis (4/3).
Ketika ditanya apakah dirinya akan melakukan penonaktifan diri pasca kesimpulan dan rekomendasi DPR? Sri Mulyani tidak menjawabnya. Ketika ditanya lebih lanjut apakah sikapnya menunggu sinyal dari Presiden SBY? “Saya tidak bisa memberikan reaksi yang spontan terhadap pandangan tersebut," jawabnya diplomatis.
Jawaban dan sikap Sri Mulyani yang masih menunggu sikap politik Presiden SBY, dibenarkan oleh Fahry Hamzah. Menurut dia, pengangkatan dan pemberhentian menteri merupakan hak prerogatif presiden. "Ya, memang semuanya ada di Presiden. Semua tergantung politik moral Presiden SBY," katanya.
Kini semua menunggu sikap Presiden SBY. Sikap tegas dan jelas menjadi kunci agar kasus Bank Century tak lagi menyita energi bangsa. Yang pasti, sampai saat ini Boediono masih bisa tidur nyenyak.
Musik
INILAH.COM, Los Angeles - Mantan pemain bas Guns 'N 'Roses, Duff McKagan dilaporkan telah menggantikan Eric Avery sebagai pemain bas baru Jane's Addiction.
Duff McKagan dilaporkan akan bergabung dengan Perry Farrell, sang gitaris Dave Navarro dan drummer Stephen Perkins sebagai bassis yang baru untuk album yang akan datang.
McKagan yang juga bermain dengan Velvet Revolver akan menggantikan Eric Avery yang keluar pada Senin kemarin, tak lama setelah mereka menjalankan tur dunia terakhir mereka di Australia.
Avery mengumumkan kepergiannya meninggalkan Jane's Addiction dengan menulis sebuah pesan pada akun twitter "Itu saja. Dengan sangat menyesal dan lega, kebersamaanku dengan Jane's Addiction sudah berakhir."
Sementara mantan personil Jane's Addiction lainnya belum mengatakan apa-apa secara khusus. Sang vokalis Perry Farrell menulis pesan di halaman twitter pribadi "Menyelinap keluar dari cangkang masa lalu. Mencengkeram, wow... kita menuju sesuatu yang lebih cepat sekarang. Dan hal tersebut pantas untuk ditunggu. It's the Art Of Great Escape."
Eric Avery adalah salah satu anggota pendiri band Jane's Addiction ketika berdiri pertama kali pada 1985, dan kembali bergabung dengan Jane's Addiction ketika mereka memutuskan untuk kembali bersama-sama bereuni pada 2008.
Jane's Addiction adalah salah satu gerakan band rock alternatif pertama di 1990-an yang mendapatkan perhatian media mainstream dan sukses secara komersial di Amerika Serikat. Mereka menduduki peringkat ke-35 pada daftar 100 Greatest Artists of Hard Rock versi VH1.
Photo By : inilah.com
Selasa, 02 Maret 2010
(sby-boedionojw.com)
INILAH.COM, Jakarta- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat menyaksikan kekisruhan memalukan yang terjadi dalam rangkaian acara Rapat Paripurna DPR, melalui tayangan televisi di Istana Jakarta, Selasa siang.
Sedangkan Wakil Presiden Boediono tidak punya waktu untuk menonton sidang paripurna itu. Juru bicara yang juga staf khusus Wapres bidang Media massa Yopie Hidayat menyatakan, Wapres mengaku tak mempunyai waktu untuk menyaksikan sidang paripurna.
”Masih banyak tugas yang harus dikerjakan,” kata Yopie singkat, menjawab pertanyaan wartawan.
Rapat paripurna yang berlangsung ricuh itu sesungguhnya menyinggung nama Boediono sebagai mantan Gubernur BI. Ia diduga bertanggung jawab dalam kebijakan aliran dana talangan untuk Bank Century bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Mengenai hal ini, Yopie mengatakan, Wapres sangat yakin dengan dukungan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menghadapi kasus Bank Century.